SUKOHARJO – Obrolan ringan antara Satgas dan warga mendorong keterlibatan masyarakat Desa Parangjoro selama TMMD Reguler Ke-129.
Warga menilai bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari panjang talud atau banyaknya material yang terpasang, tetapi juga dari keakraban sosial yang muncul.
Di sela pekerjaan, anggota Satgas dan warga duduk bersama saat istirahat untuk membahas keluarga, pekerjaan, dan kondisi desa sehingga suasana menjadi lebih terbuka dan penuh kepercayaan.
Kebiasaan berdialog itu membuat warga lebih giat bergotong royong karena merasa menjadi bagian dari proses pembangunan. Senin (3/8/2026), suasana keakraban kembali terlihat di lokasi TMMD Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
Interaksi sehari-hari itu mengurangi jarak psikologis antara aparat dan masyarakat, menghadirkan rasa aman serta memperkuat semangat kebersamaan untuk menyelesaikan sasaran kegiatan. Nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat tumbuh dari interaksi sehari-hari seperti ini, menjadi fondasi sosial yang akan tetap bertahan meski seluruh pekerjaan fisik nantinya telah selesai.(Red/Cn).





