SUKOHARJO – Saat pembangunan jalan mencapai tahap akhir, pekerja masih menyelesaikan perapian tanah di sisi jalan untuk menjamin tidak ada perbedaan tinggi dengan permukaan jalan.
Pekerjaan memakai alat sederhana: cangkul, sekop, dan gerobak. Tanah urug dipindahkan secara bergantian lalu diratakan di kanan dan kiri badan jalan sebagai bagian penyelesaian akhir sasaran fisik TMMD.
Bagi warga yang terlibat, proses merapikan tepi adalah bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan pembangunan. Jalan yang sudah dicor harus dilengkapi bahu jalan yang tertata agar hasil tidak berhenti hanya pada permukaan.
Suasana pengerjaan tetap hangat walau matahari cukup terik. Pada Rabu (12/8/2026), Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga masih memusatkan perhatian pada titik-titik yang perlu diperapikan.
Setiap tanah yang diratakan merupakan elemen kecil dari hasil akhir akses desa. Setelah semua bagian selesai, masyarakat akan menerima jalan yang berfungsi sebagai jalur penghubung sekaligus menata sisi jalan.(Red/Wr).




