ACEH JAYA – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran TNI Angkatan Darat melalui pendampingan langsung kepada masyarakat di wilayah binaan. Babinsa Koramil 03/Setia Bakti Kodim 0114/Aceh Jaya, Serda Hendra Yani, turun langsung ke sawah bersama kelompok tani untuk mengecek dan mendampingi proses penanaman padi di Desa Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (20/8/2026).
Kehadiran Babinsa di tengah petani menjadi bagian dari pendampingan terhadap sektor pertanian yang dilakukan secara langsung di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, Serda Hendra Yani bersama para petani memantau kondisi lahan sekaligus memastikan proses penanaman padi berjalan dengan baik sesuai tahapan yang dilakukan kelompok tani.
Pendampingan semacam ini menjadi salah satu bentuk dukungan TNI terhadap masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Babinsa tidak hanya hadir saat kegiatan penanaman, tetapi juga berupaya membangun komunikasi dengan petani sehingga berbagai kondisi yang dihadapi di lapangan dapat diketahui dan dikoordinasikan dengan pihak terkait apabila diperlukan.
Serda Hendra Yani menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas kewilayahan Babinsa. Kehadirannya di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi agar petani semakin bersemangat dalam mengelola lahan dan mengembangkan usaha pertanian, khususnya tanaman padi yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Bagi masyarakat pedesaan, sektor pertanian bukan hanya menjadi sumber pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga berkaitan langsung dengan kehidupan ekonomi keluarga. Karena itu, peningkatan produktivitas lahan dan keberlanjutan kegiatan pertanian memiliki dampak terhadap kesejahteraan petani sekaligus kondisi sosial ekonomi wilayah.
Dalam perspektif ketahanan nasional, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan wilayah. Ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan akan membantu menjaga stabilitas masyarakat. Sebaliknya, gangguan terhadap produksi pangan dapat memberikan dampak berantai terhadap kondisi ekonomi dan sosial, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian.
Peran Babinsa dalam mendampingi petani menjadi salah satu bentuk kontribusi aparat teritorial dalam menghadapi tantangan nonmiliter. Ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari petani sebagai pelaku utama, pemerintah, tenaga pendamping, hingga aparat kewilayahan yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.
Kegiatan di Desa Lhok Timon juga memperlihatkan pentingnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan. Interaksi langsung di lahan pertanian membuat komunikasi berjalan lebih terbuka, sekaligus memperkuat kedekatan Babinsa dengan kelompok tani yang berada di wilayah binaannya.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi petani untuk terus mengelola lahan secara optimal. Semangat petani dalam melakukan penanaman juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan produksi pangan di tingkat wilayah.
Selain memberikan motivasi, kehadiran Babinsa dapat menjadi sarana untuk mendorong masyarakat agar tetap memperhatikan pengelolaan pertanian secara baik. Produktivitas tidak hanya ditentukan oleh luas lahan, tetapi juga oleh ketekunan petani dalam menjalankan setiap tahapan budidaya serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi yang dihadapi di lapangan.
Bagi Kodim 0114/Aceh Jaya, kegiatan pendampingan pertanian juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kedekatan dengan kelompok tani memungkinkan satuan kewilayahan memahami secara langsung aktivitas dan kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Keterlibatan Serda Hendra Yani bersama petani menunjukkan bahwa upaya membangun ketahanan pangan dapat dimulai dari tingkat desa. Ketika petani mendapat dukungan dan motivasi, kegiatan produksi pangan dapat terus berjalan secara konsisten. Hal tersebut pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi antara Babinsa dan kelompok tani di Desa Lhok Timon diharapkan terus terjaga pada tahapan pertanian berikutnya. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produksi padi dan membangun ketahanan pangan yang lebih kokoh di wilayah Kabupaten Aceh Jaya.(0114).




