SUKOHARJO – Di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, pemandangan bunyi palu beradu dan langkah di tanah proyek sudah menjadi rutinitas, namun di sela aktivitas TMMD Reguler ke-129 berkembang pula kisah-kisah sederhana yang memberi arti lebih pada kegiatan tersebut.
Pada hari-hari pertama, jarak antara warga dan pelaksana masih terasa karena warga lebih memilih mengamati dari kejauhan sementara anggota Satgas TMMD Kodim 0726/Sukoharjo sibuk menyelesaikan pekerjaan.
Lama-kelamaan sekat itu memudar. Di saat istirahat, obrolan santai tentang keluarga, kampung halaman, dan kehidupan sehari-hari mengisi suasana.
Hubungan yang timbul berlangsung spontan tanpa agenda khusus. Duduk bersama di beranda rumah warga atau menikmati hidangan sederhana setelah bekerja membuat komunikasi mengalir alami.
Implikasinya tampak pada koordinasi di lapangan: warga memahami kebutuhan pekerjaan dan anggota Satgas lebih mengenal karakter lingkungan. Ketika seluruh sasaran pembangunan selesai, yang tersisa bukan hanya fasilitas fisik melainkan juga kisah pertemuan dua kelompok yang dulunya asing. (Red/Cn).





